Showing posts with label Keluarga. Show all posts
Showing posts with label Keluarga. Show all posts

Monday, November 10, 2014

Gelombang oleh Dee Lestari (2014)

Supernova: Gelombang (Supernova, #5)
Gambar dari Goodreads
http://www.goodreads.com/book/show/23252584-supernova
Saya membaca buku ini tanpa ingin mengaitkannya dengan karya Dee dalam seri Supernova sebelumnya. Saya menikmatinya sebagaimana adanya dan petualangan - petualangan Alfa dan kisah mimpinya yang mengancam kehidupannya. Bayangkan, seumur hidupnya tidak pernah bisa tidur lelap karena ketakutan dengan mahluk asing yang mengancamnya. 

Saya penasaran bagaimana Dee melakukan research  nya untuk buku yang dikarangnya ini.  Topik mimpi bisa dikemasnya sedemikian rupa hingga memikat pembaca yang terus dibawa oleh Dee pada pengalaman yang pasti tidak pernah terpikirkan sebelumya. Pembaca ditinggal penasaran diakhir cerita, ibarat sedang haus dahaga, namun air putih dingin yang terlihat ada di balik kaca televisi. 

Monday, March 17, 2014

Memang Jodoh oleh Marah Rusli (2013)

Istrinya tunggal, hanya seorang yaitu Nyai Radin Asmawati. 
Tak ada yang lain
(hal.216)

Pertama kali melihat buku ini di toko buku, saya kaget. Bagaimana mungkin, Marah Roesli menerbitkan buku baru? Penasaran saya buka halaman pembuka buku ini, dan ternyata tertulis dalam wasiatnya bahwa buku ini boleh diterbitkan jika para tokoh yang terlibat dalam buku ini sudah meninggal. Meskipun tidak diakui secara langsung bahwa buku ini merupakan autobiografi Pak Marah, namun ada anggapan bahwa tokoh utama, Hamli adalah sang penulis buku ini.

Hal yang menarik bagi saya adalah kebulatan sikap tokoh Ramli untuk menolak segala bentuk adat istiadat kampung halamannya, Sumatra Barat dalam urusan pernikahan.  Ramli berpegang teguh untuk hanya memiliki satu istri dan keteguhan itu terbukti hingga ia tua dan beranak cucu.  Segala bentuk usaha sanak keluarga untuk menjodohkan dengan perempuan Minang setelah pernikahannya, berhasil ditampiknya.

Sebagai perempuan, tokoh Ramli adalah tokoh idola. Teguh berpendirina dengan siap menerima konsekuensi yang harus dihadapinya. Terus berjuang melawan adat istiadat yang dianggapnya tidak sejalan dengan prinsip hidupnya dan dengan demikian, ia telah menaruh perempuan sebagai mahluk yang patut dicintai sepenuh hati, jiwa dan raga hingga maut memisahkan.

Setelah membaca buku ini, dahaga saya terhadap buku-buku sastra menjadi-jadi.
Ingin sekali membaca tulisan-tulisannya yang baru...

Ah...

Hamli segera membalas surat bundanya itu dengan mengatakan bahwa dia masih tetap memegang teguh pendiriannya untuk tidak beristri lebih dari seorang. 
Dimasa datang, dia tak akan mengubah pikirannya ini....
(hal. 392)

Tuesday, June 8, 2010

Dear Miffy by John Marsden (1997)

Contents may offend some readers

Buku ini berisi surat-surat Tony, seorang anak laki-laki berusia enam belas tahun kepada Miffy, mantan pacarnya. Tony berasal dari keluarga yang tidak harmonis dan harus tinggal dengan om dan tantenya. Beragam hal kehidupan yang dihadapinya, ditulis kepada Miffy, dan terselip kisah-kisah mereka di masa silam. Tulisannya menggunakan bahasa gaul dan slang ala anak muda.

Saturday, May 22, 2010

To the Wedding by John Berger

Buku ini menarik saat awal cerita dibuka oleh penuturan kisah dari seorang buta penjual tamata. Tamata adalah sebuah objek yang dipakai untuk orang berkaul. Tama bisa terbuat dari alumunium, perak atau emas. Ukurannya seperti kartu kredit.Kata Tama berasal dari kata kerja tazo, yang artinya berjanji. Sebagai gantinya atas janji yang dibuat, orang berharap akan berkat. Misalnya, jika seseorang yang dikasihi sedang sakit, maka doa yang dipanjatkan adalah ia akan menjadi orang yang baik, kalau orang yang dikasihinya sembuh. Cuplikan hidup penjual tamata ini menarik, karena pembaca menjadi paham bagaimana kehidupan penjual tamata yang tidak bisa melihat ini.

Cerita bergulir ketika seorang ingin membeli sebuah tamata untuk anak perempuannya yang akan menikah. Pernikahan putri satu-satunya ini menjadi tidak biasa karena ternyata Ninon, putrinya terkena virus HIV.

Judul To the wedding menjadi sebuah rangkaian cerita perjalanan dari orang tua Ninon yang sudah berpisah lama menuju tempat pernikahannya, perjalanan cinta Ninon dan Gino setelah Ninon dipastikan mengidap HIV. Gino tidak mundur, meskipun Ninon memutuskan untuk meninggalkannya.

Akhirnya Ninon dan Gino menikah, dihadiri oleh kedua orang tuanya, sahabat, saudara dan teman-temannya.

Sayangnya, doa sang ayah yang membeli tamata untuk Ninon, putrinya, tidak disebut dalam cerita ini.

Thursday, April 29, 2010

It's not the end of the world by Judy Blume

Haiyaahhh...ini buku tentang perceraian orang tua dari sudut pandang anak-anaknya.
Bagus sebagai bacaan buat anak-anak yang menghadapi perceraian orang tuanya.

Tidak ada anak yang menghendaki perpisahan ayah ibunya.

Judy Blume ingin menguatkan anak-anak yang terpaksa harus menghadapi situasi seperti ini, yaitu kehidupan tetap berjalan. Dan situasi yang awalnya sulit diterima ini, bukan merupakan penghalang untuk menikmati hidup selajutnya meski tidak memiliki orang tua yang lengkap.

Monday, April 26, 2010

Wangsit Siliwangi by E. Rokajat Asura (2009)

Harimau di Tengah Bara
(Novel kedua dari Prabu Siliwangi)

Melanjutkan cerita sebelumnya, buku ini menggambarkan kisah penyebaran agama Islam yang dilakukan oleh keturunan Maharaja Prabu Siliwangi yaitu Prabu Cakrabuana atau Prabu Anom Walangsungsang dan Syarifah Mudaim atau Nyimas Rarasantang.

Kerajaan Cirebon kemudian menjadi 'hub' penyebaran agama Islam yang disebarkan oleh Maulana Syarif Hidayatullah, Putra Syarifah Mudaim -yang kemudian menikah dengan Nyi Ratna Pakungwati,Putri dari Prabu Cakrabuana. Penyebaran agama ini kemudian menyatukan kerajaan- kerajaan kecil di sekitarnya yang kemudian bergabung dengan kerajaan Cirebon, yang akhirnya menyatakan merdeka dan tidak lagi menyerahkan upeti ke Kerajaan Pakuan.

Tentu saja keputusan ini meresahkan Prabu Siliwangi yang tidak lain adalah kakek dari Maulana Syarif Hidayatullah dan Nyi Ratna Pakungwati. Penyerangan menuju Cirebon terhenti, dan Prabu Siliwangi kemudian menyampaikan wangsitnya kepada para pengikutnya, hingga akhirnya ia minta untuk ditinggalkan sendiri dalam pertapaannya.

Tuesday, April 13, 2010

Prabu Siliwangi by E. Rokajat Asura (2009)

Bara di Balik Terkoyaknya Raja Digdaya
(Novel pertama dari Dwilogi Prabu Siliwangi)

Kita tahu apa yang kita tahu,
Kita tahu apa yang tidak kita tahu
Kita tidak tahu apa yang kita tidak tahu...
(Pangeran Cakrabuana tentang hakikat pengetahuan)


Sebuah novel sejarah yang mengangkat tema keluarga dan pencarian jati diri dari seorang pewaris kerajaan, yaitu Prabu Anom Walangsungsang yang merupakan putra mahkota Sri Maharaja Prabu Siliwangi dengan salah satu permaisurinya, Ratu Subanglarang, Sri Maharaja Prabu Siliwangi, putri Ki Gedeng Tapa.

Ratu Subanglarang adalah pemeluk agama Islam, yang berbeda dengan kepercayaan suaminya, yang menganut agama Budha. Setelah dewasa, Prabu Anom Walangsungsang mempunyai dorongan yang sangat besar untuk mendalami agama Islam. Tentu saja hal ini ditentang oleh Prabu Siliwangi, yang menaruh harapan besar pada Walangsungsang sebagai pewaris kerajaan Pajajaran kelak. Namun, dorongan untuk belajar sudah begitu kuat dan mantapnya, sehingga Walangsungsang menerima konsekuensi diusir dari kerajaan oleh Sang Raja.

Kepergian sang kakak kemudian diikuti oleh sang adik perempuan, Nyimas Rarasantang, yang ingin mengikuti jejak kakaknya mendalami agama Islam. Dengan aji aji dan jurus silat yang sudah dipelajarinya di istana, akhirnya Rarasantang bertemu dengan kakaknya yang sudah menikah dengan Nyai Nini Indagayu, yang adalah purti dari salah satu guru Walangsungsang.

Pencarian kakak beradik ini tidak sia-sia, hingga akhirnya mereka bertemu dengan sang guru, Syaikh Nurjati, yang membimbing mereka menjadi pemeluk agama Islam.

Singkat kata, mereka kemudian menyebarkan agama Islam dengan membuka lahan pertanian baru dan membangun sebuah perkampungan dengan bercocok tanam hingga menciptakan perdagangan barter hingga akhirnya terbentuklah sebuah tempat Cai Rebon, yang kemudian menjadi Cirebon.

Dari buku ini, kita bisa melihat bagaimana terasi itu mula-mula ditemukan, dan bagaiman terbentuknya kota Cirebon.

Walangsungsang sendiri mengalami perubahan nama sesuai dengan perkembangan ilmunya. Ia menjadi Somadullah ketika menjadi pemeluk agama Islam, kemudian ia diberi nama Ki Cakrabumi dengan gelar Sri Mangana ketika bertemu dengan Ki Gedeng Alang-Alang yang kemudian mereka memerintah. Walangsungsang menjadi Pangeran Cakrabuana setelah ia meneruskan kepemimpinan Cirebon dan menjadi Abdullah Iman dan akhirnya menjadi Haji Abdullah Iman Bayanullah. Kemudian Walangsungsang dengan istrinya Nyai Nini Indangayu dikaruniai seorang anak bernama Ratu Mas Pakungwati dan Pangeran Carbon.

Monday, March 29, 2010

For one more day by Mitch Albom (2006)

Ternyata, tanpa saya sadari, ini kali ke dua saya baca ini. Buku ini merupakan salah satu judul buku yang ingin saya baca dalam tantangan membaca saya tahun ini. Saya sudah pernah membacanya tahun 2008. Namun, saya mendapat hal-hal baru yang mungkin terlewat dari perhatian saat pertama kali saya membaca buku ini.

Saya dapat lebih merasakan bagaimana seorang anak memandang perceraian orang tuanya. Meski sang ayah atau sang ibu bersikeras dengan pendapat masing-masing tentang keputusan perpisahannya, namun seorang anak tidak akan melihat benar salah keputusan yang mereka buat. Anak hanya menginginkan kesatuan dan keutuhan hubungan orang tuanya.

Albom mengangkat bagaimana beruntungnya seorang Chick Benetto yang nyaris mati karena bunuh diri, karena diberi sebuah kesempatan untuk meluruskan hal-hal yang dianggapnya telah merusak hidup dan pernikahannya. Dan semua hal yang selama ini terkubur dan terpendam, terkuak oleh sebuah pertemuan dalam moment hidup matinya. Sang ibulah yang menghampirinya saat itu dan percakapan ibu dan anak ini yang kemudian menuntun Chick untuk dapat menikmati lima tahun selanjutnya setelah usaha bunuh diri itu.

Wednesday, January 20, 2010

Run for your life by David Line (1966)

Buku ini berkisah tentang pertemanan, petualangan dan kriminal antara Woolcott dan Soldier (nama aslinya adalah Istvan Szolda). Berawal dari kebaikan hati Woolcott untuk menyelamatkan Soldier dari ancamana kakak kelasnya, akhirnya Woolcott berteman dengan Soldier. Soldier adalah orang Hungaria yang tinggal bersama ibunya. Hidupnya pas-pas-an dan tidak jarang, ia mendapat makanan dari Woolcott. Meski pada awalnya Woolcott tidak berminat untuk berteman lebih jauh dengan Soldier, namun pertemanan mereka membawa mereka kepada pengalaman Natal yang tidak terlupakan seumur hidup mereka.

Petualangan mereka berawal saat Soldier bercerita pada Woolcott bahwa tanpa sengaja ia mendengar rencana pembunuhan di perpustakaan yang ia kunjungi, dari dua orang yang berbicara dalam bahasa Hungaria. Woolcott menyarankan agar Soldier melaporkannya kepada Polisi setempat. Pada kenyataannya, masalahnya tidak berhenti sampai situ. Soldier dan Woolcot terlibat lebih jauh lagi dalam petualangan membongkar misteri pembunuhan ini, sampai akhirnya mereka secara diam-diam masuk ke rumah dimana pembunuhan itu akhirnya terjadi.

Misteri ini semakin rumit, saat Polisi membawa mereka ke rumah korban pembunuhan yang jelas-jelas mereka lihat telah tertembak oleh para pembunuh itu. Lalu, siapa sebenarnya kakek tua pincang yang menjadi sasaran pembunuhan oleh orang-orang Hungaria itu? Mengapa mereka menginginkan kematiannya? Saat para pembunuh mengetahui bahwa kedua anak laki-laki ini mengetahui rencana dan aksi mereka, kemudian menangkapnya, apa yang terjadi kemudian.

Cerita fiksi sejarah yang berlatar belakang peristiwa sejarah Cold War dan Inggris pada tahun 1960an ini, dan peristiwa Hungarian Revolution tahun 1956 merupakan buku yang sangat enak dibaca dan kisah petualangannya yang mendebarkan begitu memikat untuk dibaca.

Saturday, January 3, 2009

New Moon: Dua Cinta by Stephenie Meyer

Buku kedua dari Twilight series yang masih mengungkap betapa kuatnya ikatan cinta antara Bella dan Edward. Menjawab kepenasaran pembaca dari buku sebelumnya, ternyata memang Edward tidak menjadikan Bella seorang vampir. Malah Edward meninggalkan Bella, yang merasa tidak mungkin melanjutkan kisah cinta mereka. Keluarga Cullen meninggalkan Phoenix. Kisah hidup Bella selanjutnya menjadi hambar dan seolah tidak ada kehidupan, kata Charlie. Setelah empat bulan hidup seperti mayat, Bella disentakkan Charlie yang mengancamnya akan mengirimnhya kembali ke ibunya. Bella tidak mau, dan ia mulai mencari kesibukan baru. Mulai gabung dengan Jessica dan teman-teman sekolahnya, membeli motor (tentu saja tanpa sepengetahuan Charlie), belajar naik motor dengan Jacob sampai menjatuhkan diri di tebing La Push. Keakraban Bella dengan Jacob terbina sejak Bella memintanya membetulkan motor yang dibelinya. Sayangnya itu hanya sebentar sampai terkuak siapa Jacob sebenarnya, salah satu serigala dari sekte turun temurun di kota itu. Buku ini ditutup dengan kisah yang seru berawal dari dugaan Edwards bahwa Bella bunuh diri dengan menjatuhkan diri di tebing La Push. ALice datang mengunjungi Bella untuk menyakinkan bahwa Bella baik-baik saja. Namun tidak dengan Edward. Ia begitu putus asa, hingga akhirnya menemui Volterra di Italy untuk menghabiskan hidupnya. Alice dan Bella terbang ke Italy untuk mencegah Edward. Mereka berhasil, namun ada harga yang harus dibayar. Menjadikan Bella seorang vampir. Mereka kembali ke Phoenix meskipun Charlie bersikeras menolak Edward. Ia tetap menolak Bella menjadi vampir, meski sebagian keluarga besar Cullen, yang akhirnya kembali lagi ke Phoenix, setuju. Wah...rasanya ingin segera membaca buku selanjutnya.