Aku berjalan menyusuri rak-rak perpustakaan.
Buku-buku tersebut menungguiku. Tak seperti manusia yang ingin berjarak denganku, buku-buku ini malah menawarkan diri untuk memperkenalkan diri mereka.
Bermeter-meter jajaran buku yang tak akan pernah mampu kubaca.
Dan, aku tahu: apa yang ada di sini adalah kehidupan yang merupakan pelengkap kehidupanku, yang menanti menanti untuk dimanfaatkan.
Tetapi hari-hari berlalu, dan kesempatan itu tetap tak tergapai – terabaikan.
Salah satu buku ini mungkin benar-benar bias mengubah hidupku.
Siapakah aku sekarang? Siapakah sebenarnya aku?
Der Grausame Genuss – Teste Ď‹ber die Gerheimnisse des Lesens
(Kenikmatan yang Kejam-Buku tentang Rahasia Membaca [hal 225]
Buku ini menjadi menarik karena mengangkat tokoh Bibbi Bokken yang adalah lulusan Jurusan Ilmu Perpustakaan [sama seperti saya, bedanya Bibbi Bokken dari Amerika dan saya dari Indonesia :)]. Buku ini lebih lanjut mengangkat kisah kecintaan Bibbi Bokken terhadap dunia keperpustakaan, perbukuan dan lebih lanjut tentang penciptaan sebuah buku lewat dua anak remaja yang merupakan sepupu yaitu Nils dan Berit.
Uniknya, Nils dan Berit awalnya tidak menyadari bahwa buku surat mereka dan kisah misteri yang menuntun mereka menjadi detektif cilik untuk memecahkan misteri yang dirancang Bibbi Bokken.
Gaarder yang adalah penulis novel filsafat Dunia Sophie, bersama Klaus Hagerup penulis ceria anak dan remaja asal Norwegia- setting dari cerita ini, menjadikan buku ini menjadi lebih menarik, karena mengaitkan alur cerita dengan beragam cerita dari buku-buku seperti Winnie The Pooh, Anne Frank, Astrid Lindgren, serta beberapa puisi.
Buku ini terbagi menjadi dua bagian yaitu bagian pertama adalah buku surat antara Nils dan Berit. Mereka saling menuliskan ‘catatan harian’ detektif mereka tentang misteri Bibbi Bokken.
Buku yang harus dibaca. Inti cerita buku ini menarik dan tak terduga tambahan lagi ranting-ranting cerita yang menguatkan ini ceritanya.
Siapa yang mengatakan A
Telah mengatakan A
Satu puisi yang diangkat adalah karya Jan Erik Vold [hal 128]
Highly recommended
Showing posts with label Misteri dan Detektif. Show all posts
Showing posts with label Misteri dan Detektif. Show all posts
Sunday, July 10, 2011
Wednesday, January 20, 2010
Run for your life by David Line (1966)
Buku ini berkisah tentang pertemanan, petualangan dan kriminal antara Woolcott dan Soldier (nama aslinya adalah Istvan Szolda). Berawal dari kebaikan hati Woolcott untuk menyelamatkan Soldier dari ancamana kakak kelasnya, akhirnya Woolcott berteman dengan Soldier. Soldier adalah orang Hungaria yang tinggal bersama ibunya. Hidupnya pas-pas-an dan tidak jarang, ia mendapat makanan dari Woolcott. Meski pada awalnya Woolcott tidak berminat untuk berteman lebih jauh dengan Soldier, namun pertemanan mereka membawa mereka kepada pengalaman Natal yang tidak terlupakan seumur hidup mereka.
Petualangan mereka berawal saat Soldier bercerita pada Woolcott bahwa tanpa sengaja ia mendengar rencana pembunuhan di perpustakaan yang ia kunjungi, dari dua orang yang berbicara dalam bahasa Hungaria. Woolcott menyarankan agar Soldier melaporkannya kepada Polisi setempat. Pada kenyataannya, masalahnya tidak berhenti sampai situ. Soldier dan Woolcot terlibat lebih jauh lagi dalam petualangan membongkar misteri pembunuhan ini, sampai akhirnya mereka secara diam-diam masuk ke rumah dimana pembunuhan itu akhirnya terjadi.
Misteri ini semakin rumit, saat Polisi membawa mereka ke rumah korban pembunuhan yang jelas-jelas mereka lihat telah tertembak oleh para pembunuh itu. Lalu, siapa sebenarnya kakek tua pincang yang menjadi sasaran pembunuhan oleh orang-orang Hungaria itu? Mengapa mereka menginginkan kematiannya? Saat para pembunuh mengetahui bahwa kedua anak laki-laki ini mengetahui rencana dan aksi mereka, kemudian menangkapnya, apa yang terjadi kemudian.
Cerita fiksi sejarah yang berlatar belakang peristiwa sejarah Cold War dan Inggris pada tahun 1960an ini, dan peristiwa Hungarian Revolution tahun 1956 merupakan buku yang sangat enak dibaca dan kisah petualangannya yang mendebarkan begitu memikat untuk dibaca.
Petualangan mereka berawal saat Soldier bercerita pada Woolcott bahwa tanpa sengaja ia mendengar rencana pembunuhan di perpustakaan yang ia kunjungi, dari dua orang yang berbicara dalam bahasa Hungaria. Woolcott menyarankan agar Soldier melaporkannya kepada Polisi setempat. Pada kenyataannya, masalahnya tidak berhenti sampai situ. Soldier dan Woolcot terlibat lebih jauh lagi dalam petualangan membongkar misteri pembunuhan ini, sampai akhirnya mereka secara diam-diam masuk ke rumah dimana pembunuhan itu akhirnya terjadi.
Misteri ini semakin rumit, saat Polisi membawa mereka ke rumah korban pembunuhan yang jelas-jelas mereka lihat telah tertembak oleh para pembunuh itu. Lalu, siapa sebenarnya kakek tua pincang yang menjadi sasaran pembunuhan oleh orang-orang Hungaria itu? Mengapa mereka menginginkan kematiannya? Saat para pembunuh mengetahui bahwa kedua anak laki-laki ini mengetahui rencana dan aksi mereka, kemudian menangkapnya, apa yang terjadi kemudian.
Cerita fiksi sejarah yang berlatar belakang peristiwa sejarah Cold War dan Inggris pada tahun 1960an ini, dan peristiwa Hungarian Revolution tahun 1956 merupakan buku yang sangat enak dibaca dan kisah petualangannya yang mendebarkan begitu memikat untuk dibaca.
Subscribe to:
Posts (Atom)